Podcast coba-coba bikinan Meta Amalia. Siapa tuh? Makanya yuk berkenalan. Meta sebagai orang biasa dan bukan siapa-siapa, akan ngobrolin banyak hal dari sisi orang yang biasa dan bukan siapa-siapa. Hahahaha Cover art photo provided by Rezal Scharfe on Unsplash: https://unsplash.com/@gojirars
Menilik isu revisi RKUHP dan aksi demo DPR (23-24 Sept 2019) langsung dari sudut pandang salah satu mahasiswa Universitas Trisakti yang ikut turun ke jalan dan juga dari perspektif warga sipil yang diwakili dua orang temanku yang smart people abis! Pengennya sih ngundang bapak ketua DPR buat ikutan diskusi di sini, tapi Mbak Najwa Shihab aja dicuekin apalagi kita yang cuma raqyat jelata hiks. Oke deh cus dengerin kuy.
Napak tilas perjalanan @farafaya yang baru balik dari trip yang super ngga mainstream yaitu Korea Utara. Apakah suasana Pyongyang persis seperti apa yang diberitakan media? Atau justru orang-orangnya lebih chill dan santuy daripada endonesia? Hmm.
Sistem pembayaran online yang udah banyak banget ini bikin @abripratama dan @medamamee menyadari betapa katroknya kita karena belum 100% jadi bagian dari “Cashless Generation” yang belanja sereceh apapun udah tinggal tap atau scan saja. Selamat mendengarkan dan selamat datang di dunia Top Up.
Ditengah gembar gembor kontroversi momen PILPRES RI, ada sejumput orang-orang yang konon disebut “silent majority” yang cenderung hanya mengamati. Konflik di pertemanan dan keluarga juga jadi polemik tersendiri. Sebenarnya, apa sih faedah dari semua ini? Dan kenapa deskripsi episode ini mirip pembukaan Mata Najwa di narasi tv? Episode ini ngebahas tentang kegelisahan dan kerisihan sejumput masyarakat tentang hebohnya “Pesta Demokrasi”. Yuk ah dengerin aja jangan pake basa basi.
Mumpung setan dan hanthu katanya dikerangkeng di bulan ramadan, Abri dan Meta cerita-cerita horror.
@glenteniro baru balik umroh nih. Pengalaman apa aja yang dia dapat dan sudah siapkah beliau untuk turut berhijrah? Mainkan.
Segmen perdana kolaborasi sama @abripratama. Episode ini nyeritain backstory munculnya segmen ini. Selebihnya, terserah kita. 😎😎
Tentang grup whatsapp keluarga dan menjadi religious - bareng @yoshife dan “Mbak Mawar”