"Kekasihku adalah dua sisi pada chanel". Ini adalah sebuah interpolasi lirik dari lagu Chanel oleh Frank Ocean. Chanel digunakan oleh Ocean untuk menggambarkan dualitas pada kekasihnya—maskulin dan feminim. Aku bermaksud untuk memperluas jangkauan tulisan ini dengan menambahkan beberapa cuplikan puisi dan lagu yang mewakili diversitas orientasi seksual. Maaf jika aku salah mengucapkan kata "Deus" hehe.
Puisi ini untuk kalian yang pernah ditarik-ulur oleh seseorang yang kalian cintai. Seolah-olah kalian merelakan hati dikendalikan oleh pujaan hati. Juga bisa untuk kalian yang putus-nyambung sampai-sampai kalian takut mencintai kembali.
Kita semua adalah astronot, dengan petualangan di bulan dan planet yang berbeda.Pada penjelajahan tersebut, pernah tidak kalian kehilangan oksigen? Mungkin itu yang episode ini ingin sampaikan, rasa sakit dalam petualangan itu.
Dua Tuhan satu rasa. Untuk kalian yang tidak bersatu perihal iman tak pernah berizin menyatukan Tuhan.