Ruang ini akan menjadi tempat saya, kamu dan teman-teman yang ingin mengenang masa-masa indah ketika remaja, saya akan membahas, membacakan, dan menceritakan ulang isi majalah remaja kesayangan semua orang yakni majalah gadis.
Topiknya bisa beragam mulai dari gosip orang terkenal baik dari dalam negeri maupun luar negeri, tempat nongkrong asyik pada tahun itu, grup musik yang beken, artikel umum, tren busana.
Semoga ini bisa membuat teman-teman baik yang mengalami era tahun 70an, 80an dan 90an kembali bernostalgia.
Abang None Jakarta adalah kontes pencarian duta pariwisata DKI Jakarta yang diadakan sejak tahun 1968 dan rutin berlangsung hingga kini. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan pariwisata dan kebudayaan provinsi DKI Jakarta. Dan pemenang terpilih akan mendampingi Gubernur DKI Jakarta atau Wakil Gubernur DKI Jakarta dalam acara kebudayaan. Pemilihan ini dimulai dari tingkat wilayah lalu 3 pemenang dari tiap wilayah dikirim ke provinsi untuk berkompetisi kembali. *sumber wikipediaNarasumber kali ini ada Romy Triana, None Jakarta Utara pertama yang berhasil menjadi None DKI Jakarta tahun 1988. Saat ini Mpok Romy yang sudah malang melintang di dunia perhotelan menjabat sebagai Director Of Marketing Hotel Intercontinental Jakarta dan pernah menjadi dewan juri pemilihan Abang None Wilayah Jakarta Utara maupun tingkat DKI Jakarta, Bang Zayan, Pemenang Harapan II Pemilihan Abang None jakarta Timur 2023 merupakan seorang Sarjana Biologi yang memiliki minat mendalam di bidang Ekologi. Sebagai Abang yang memiliki kecintaan terhadap lingkungan, Bang Zayan pernah menjadi ketua pada seminar nasional HIMBIO "Let's see under the sea". Ia memiliki visi membuat Jakarta kota anti plastik sekali pakai. Ia percaya jika warga Jakarta peduli dengan isu lingkungan di ranah individu, tenggelamnya Jakarta 2050 dapat dicegah.
Iksaka Banu lahir di Yogyakarta, 7 Oktober 1964. Menamatkan kuliah di jurusan Desain Grafis Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung. Bekerja di bidang periklanan di Jakarta hingga hingga tahun 2006, kemudian memutuskan menjadi praktisi iklan yang bekerja lepas. Cerpen-cerpennya dimuat di Majalah Matra, Majalah Femina, Horison, Majas, Jurnal Perempuan, Litera, koran Media Indonesia, dan Koran Tempo. Tahun 2008 cerpennya “Mawar di Kanal Macan” masuk dalam Antologi 20 Cerpen Indonesia terbaik versi Pena Kencana.Tahun 2009, cerpennya “Semua untuk Hindia” kembali masuk dalam Antologi 20 Cerpen Indonesia terbaik versi Pena KencanaTahun 2014, buku kumpulan cerpennya yang bertema kolonial, “Semua untuk Hindia”, meraih penghargaan utama Kusala Sastra Khatulistiwa kategori prosa. Tahun 2019, buku kumpulan cerpennya yang bertema kolonial “Teh dan Pengkhianat” meraih penghargaan utama Kusala Sastra Khatulistiwa kategori prosa. Pada tahun 2019, Antologi Cerpen Kolonial “Teh dan Pengkhianat” juga memperoleh penghargaan utama prosa dari Badan Bahasa.Tahun 2020, Antologi Cerpen Kolonial “Semua untuk Hindia” diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman oleh penerbit Ostasien Verlag.Tiga buku lainnya, “Ratu Sekop” (kumpulan cerpen). “Sang Raja” (novel), dan “Pangeran dari Timur” (novel yang ditulis bersama Kurnia Effendi), masing-masing terbit tahun 2016, 2017, dan 2020. Novel terakhirnya, “Rasina” terbit pada bulan Mei 2023.
Leluasa menuangkan gagasan dalam tulisan sekaligus memimpin pasukan redaksi majalah remaja yang trend di masanya adalah suatu privilege dan tanggung jawab yg berjalan secara beriringan.Majalah Kawanku, MORE dan Chic adalah legacy dari Candra Widanarko aka Cenil yg sempat menyentuh perempuan muda indonesia untuk bisa makin mengenal istimewanya seorang perempuan dan memberi bekal live wisdom dengan cara yang asik.Saat ini meski lepas dari posisi leadership level, justru Mbak Cenil semakin berwarna dengan berbagai peran yang dilakoni. Melanjutkan sebagai penulis, "koki" social media dan juga menggawangi podcast Kesandung Kawin.Masih banyak sekat pemikiran yang ingin dibuka dan dibagikan oleh Mbak Cenil. Bagi dirinya, pemahaman akan kodrat, hak dan peran perempuan di masyarakat masih menjadi PR kita bersama.#jenggun #candrawidanarko #bicaraperempuan #harikartini #peremppuanindonesia #kodratperempuan------------------------------------------Narasumber: Candra Widanarko - https://www.instagram.com/candra.widanarko/?hl=enProduser: Arditama Febrianza - https://www.instagram.com/arditamaa/?hl=en
Leluasa menuangkan gagasan dalam tulisan sekaligus memimpin pasukan redaksi majalah remaja yang trend di masanya adalah suatu privilege dan tanggung jawab yg berjalan secara beriringan.Majalah Kawanku, MORE dan Chic adalah legacy dari Candra Widanarko aka Cenil yg sempat menyentuh perempuan muda indonesia untuk bisa makin mengenal istimewanya seorang perempuan dan memberi bekal live wisdom dengan cara yang asik.Saat ini meski lepas dari posisi leadership level, justru Mbak Cenil semakin berwarna dengan berbagai peran yang dilakoni. Melanjutkan sebagai penulis, "koki" social media dan juga menggawangi podcast Kesandung Kawin.Masih banyak sekat pemikiran yang ingin dibuka dan dibagikan oleh Mbak Cenil. Bagi dirinya, pemahaman akan kodrat, hak dan peran perempuan di masyarakat masih menjadi PR kita bersama.#jenggun #candrawidanarko #bicaraperempuan #harikartini #peremppuanindonesia #kodratperempuan---------------------------------------------Narasumber: Candra Widanarko - https://www.instagram.com/candra.widanarko/?hl=enProduser: Arditama Febrianza - https://www.instagram.com/arditamaa/?hl=en
Berawal mula dari seorang penari, Abang Hotma kemudian mengembangkan kemampuan dirinya ketika "diceburkan" oleh ibu Ratna Dumilah menjadi seorang koreografer untuk peragaan busana, tetapi bukan asal diceburkan karena dibimbing oleh mentor senior mas Ari Tulang. Hingga akhirnya diberi kepercayaan untuk menjadi koreografer peragaan busana karya Almarhum Ramli di Singapura. Dari situ, Abang terus melebarkan kiprahnya di dunia peragaan busana tanah air. Hingga kira-kira tahun 2010 seperti mendapatkan bisikan dari Sang Pemilik Hidup. Perlahan dirinya diingatkan untuk bisa menyeimbangkan duniawi dan kegiatan rohani. Pergolakan batin pun berkecamuk, niat untuk mengurangi jam kerja justru berbanding terbalik dengan derasnya tawaran pekerjaan yang berdatangan.Sampai saat ini pun, Abang lebih nyaman menyebut dirinya "a man in process" dibanding melabeli diri dengan titel keagamaan yang membutuhkan pertanggung jawaban di dunia dan akhirat.#jenggun #abanghotma #fashionkoreografer #tperagaanbusana #amaninprocess #ikhtiar #bulanramadan #pribadiyangbaik --------------------------------------------------------------------Narasumber: Abang Hotma - https://www.instagram.com/ehtr920/?hl=enProduser: Arditama Febrianza - https://www.instagram.com/arditamaa/?hl=en
Sempat berkarir di dunia perbankan dan harus selalu bertemu dengan klien membuat Arlita harus berpenampilan menarik setiap hari, tetapi tampil menarik tentu saja harus dibantu dengan sepatu yang nyaman dipakai. Dikarenakan memiliki ukuran kaki yang cukup besar untuk rata-rata perempuan Indonesia ini menyebabkan dia kesulitan mencari sepatu dengan model yang diinginkan dan nyaman dipakai. Akhirnya dari keterbatasan itu Arlita berhasil membuat bisnis sendiri untuk membantu dirinya dan perempuan Indonesia lainnya supaya bisa memiliki sepatu yang gaya tetapi tetap nyaman dikenakan, dengan label Sepatuku Baru dan Tiara Bridal Indonesia.#jenggun #tarlitatiarasari #sepatukubaru #tiarabridalindonesia #sayangidiri --------------------------------------------------------------------Narasumber: Arlita Tiara Sari - https://www.instagram.com/sepatukubaru/?hl=en https://www.instagram.com/tiarabridalindonesia/?hl=enEksekutif produser: Arditama Febrianza - https://www.instagram.com/arditamaa/?hl=en
Mbak Tenik dikenal sebagai sosok yang adaptif dan juga aktif sejak SMAPerjalanan akademik Mbak Tenik pun tidak main-main. Meraih gelar sarjana dari Fakultas Sastra Universitas Indonesia (sekarang Fakultas Ilmu Budaya) jurusan/prodi Sastra & Budaya Cina. Lulus tahun 1993, dan melanjutkan S2 Studi Oriental di National University of Singapore.Konsisten selama 28 tahun bergelut di bidang media dan publikasi. Memulai karir sebagai jurnalis di Majalah Gadis, Sempat beralih menjadi Chief Community Development Aksaramaya, perpustakaan digital yang mengelola iPusnas (Perpustakaan Nasional digital) dan iJakarta (Dinas Perpustakaan DKI digital), dan terakhir berada di posisi Product Development Head dan PJS pemred Ayahbunda pada tahun 2022Saat ini, Mbak Tenik sedang menikmati peran sebagai freelancer, konsultan image dan konsultan konten, aktif di media sosial.#jenggun #tenikhartono #ceritakehidupan #ngobrolkeseharian #wisdom--------------------------------------------------------------------Narasumber: Tenik Hartono - https://www.instagram.com/tenikhartono?igsh=MWhnamZhdXJjMGl2cQ==Eksekutif produser: Arditama Febrianza - https://www.instagram.com/arditamaa?igsh=MTJwb2xsMWhzM2xo
Mbak Tenik dikenal sebagai sosok yang adaptif dan juga aktif sejak SMAPerjalanan akademik Mbak Tenik pun tidak main-main. Meraih gelar sarjana dari Fakultas Sastra Universitas Indonesia (sekarang Fakultas Ilmu Budaya) jurusan/prodi Sastra & Budaya Cina. Lulus tahun 1993, dan melanjutkan S2 Studi Oriental di National University of Singapore.Konsisten selama 28 tahun bergelut di bidang media dan publikasi. Memulai karir sebagai jurnalis di Majalah Gadis, Sempat beralih menjadi Chief Community Development Aksaramaya, perpustakaan digital yang mengelola iPusnas (Perpustakaan Nasional digital) dan iJakarta (Dinas Perpustakaan DKI digital), dan terakhir berada di posisi Product Development Head dan PJS pemred Ayahbunda pada tahun 2022Saat ini, Mbak Tenik sedang menikmati peran sebagai freelancer, konsultan image dan konsultan konten, aktif di media sosial.#jenggun #tenikhartono #ceritakehidupan #ngobrolkeseharian #wisdom--------------------------------------------------------------------Narasumber: Tenik Hartono - https://www.instagram.com/tenikhartono?igsh=MWhnamZhdXJjMGl2cQ==Eksekutif produser: Arditama Febrianza - https://www.instagram.com/arditamaa?igsh=MTJwb2xsMWhzM2xo
Remaja putri indonesia pada era 70 - 2000an bisa dikatakan beruntung. Tumbuh dan berkembang bersama sebuah media cetak yg berperan bagai "teman perempuan" mereka. Majalah Gadis, hadir sebagai sumber informasi, edukasi dan sarana membangun koneksi serta relasi di masa itu
Ngeceng dan jalan-jalan sore istilah dan kegiatan yang bikin anak muda dan orang dewasa pada masa tahun 80an menyukainya.
Tahun 1987 itu ada gossip mengatakan bahwa Putri Stephani dari Kerajaan Monaco sedang dekat dengan aktor ganteng Rob Lowe. Dan ketika membaca majalah gadis nomer 1 tahun 1987 diceritakan sedikit lah perjuangan Rob untuk bisa bertemu sang Putri.
Hi . . .
Ini baru pilot episode untuk teman-teman yang ingin mengenang masa tahun 70an, 80an dan 90an, saya akan membahasnya lewat koleksi majalah gadis yang saya miliki.