Voice note dari URS. Voice note ini boleh disebar luaskan, terima kasih telah terlibat dalam syiar dakwah.
Tentu banyak yang bertanya, apa yang melatar belakangi lahirnya Berkah Box? Apa yang mendorong lahirnya gagasan menyuplai nasi box makan siang gratis ke masjid-masjid? Lalu mengapa titik masjid nya sama? Apa maksud dibaliknya?
Ide gagasan kuat tentang Berkah Box ini sebenarnya berawal dari latar aktivitas kami para founder, di pertengahan 2019.
Alhamdulillah, atas kebaikan Keluarga Muwakif Masjid Suciati Saliman, kami diminta untuk mengurusi masjid keluarga, walau akhirnya kami tidak bisa lama mengurusi masjid tersebut, hanya beberapa bulan saja. Berakhir di awal Nopember 2019.
Kurang lebih mulai September 2019, kami mulai efektif membangun program di Masjid Suciati Saliman, Sleman DIY.
Merapikan manajemen, merapikan cashflow masjid, membangun program ta'lim berkelanjutan, termasuk juga mendevelop program pelayanan ummat.
Salah satunya kami start pelayanan ifthor senin-kamis. Alhamdulillah sebelum kami mengurusi Masjid, Masjid sudah menyediakan makan siang bagi jamaah shalat jumat dan kajian ahad.
Perlahan kami tambah di Ifthor senin kamis, lalu setiap bada subuh straight senin sd sabtu kami sediakan kudapan.
Alhamdulillah program direspon baik, kami menyimak jamaah senang, jamaah baru bertambah, tidak sekedar bertambah, jamaah juga konsisten hadir ke masjid. Kami mulai merasakan ada "customer", mereka yang berulang makan di masjid.
Secara perlahan cashflow masjid juga menanjak, seiring ramainya traffic, dan seiring program yang terasa ke ummat.
Maka kami mendorong agar setiap malam, ada program makan malam, didempetkan dengan taklim jelang maghrib, dan ta'lim bada isya.
Setiap bada ashar kami install kajian rutin. Lalu setiap bada isya juga demikian. Maka pertemuan kedua majelis ini adalah makan malam.
Data terakhir yang saya ingat,dari sekedar menyediakan 50 porsi, terakhir saya khidmat di Masjid Suciati Saliman, kami menyediakan 600 porsi. Bahkan kurang. Alhamdulillah, jamaah masjid bertambah, program edukasi dakwah makin ramai, dan cashflow pun ber progress.
Situasi pandemi tentu berpengaruh dengan program Masjid hari ini. Saya tidak update program Masjid Suciati Saliman per hari ini, namun nampaknya pandemi membuat DKM harus melakukan banyak penyesuaian.
Dari pengalaman khidmat ini kami belajar, bahwa menarik ummat ke masjid itu gak repot kok, alhamdulillah mudah saja, tinggal sediakan makan. Murah sekali.
Setelah sediakan makan, tinggal sediakan ta'lim, jamaah secara otomatis duduk-duduk dengerin ta'lim, yang awalnya cuma niat nurunin makanan di perut, lama-lama terdidik.
Secara pemasukan juga Masjid mengalami peningkatan, kami kadang heran, kok yang pake mobil ikut makan gratis, ternyata ingin punya suasana kebersamaan. Setelah itu masukin 100rb ke kotak infaq. Wah, baru ngeh.
Paska selesai khidmah di Masjid Suciati, kami tetap dakwah ke masjid-masjid di Sleman. Topik dakwah saya cuma 1 : "sediakan makan di masjid", sediakan makan, agar dhuafa tinggal datang ke masjid. Tidak perlu minta. Tanpa syarat. Langsung makan.
Namun ternyata kas masjid tidak bisa sembarangan digunakan. Otoritas DKM yang kaku membuat program makan-makan ini gak masuk akal di kepala DKM.
Hmmm.. Daripada sibuk berdebat, mending kami bergerak saja menyediakan nasi box gratis ke masjid-masjid.
Alhamdulillah Kak Nirwana Tawil sudah siap dengan tim SDM untuk mensupport produksi nasi box ke masjid-masjid. Alhamdulillah kami jalan. Mulai mensupplai 5 masjid.
Sekali dua kali realisasi, kami mulai menceritakan program ini ke sosmed, kami beri tajuk Berkah Box, nasi box berkah, karena adanya di masjid, barokna haulahu.
Perlahan kami himpun satu dua dukungan, saksi sejarahnya bisa tanya sama bude Nana Aprilia, donatur nomor seri 0002. He he he.
Kami gak kenal sama Bude, bude dukung kami di awal-awal sampai hari ini. Alhamdulillah, dari donatur hanya belasan orang, hingga hari ini 3.400 orang.
Itulah sejarahnya,...
Ceramah singkat sholat tarawih tentang betapa pentingnya ikhlas dalam setiap amal yang kita kerjakan
Ceramah Ramadhan tentang betapa Tak terhitung nikmat Allah yang melekat pada kita sejak lahir ke dunia hingga detik ini
Perjalanan hidup Nabi Ibrahim AS mulai dari kecil, remaja, hingga menerima wahyu kenabian. Penuh dengan hikmah dan pelajaran bagi kita tentang kepatuhan terhadap perintah Allah. Kesabaran dalam segala ujian dan kesulitan hidup.
Ustadz Rendy Saputra - URS -
Topik : Memaknai betapa kita sangat membutuhkan Allah, dan pentingnya mematikan rasa paling berjasa, paling dibutuhkan
Tadabbur Surah Fathir, surah ke-35 ayat 15-16-17 يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اَنْتُمُ الْفُقَرَاۤءُ اِلَى اللّٰهِۚ وَاللّٰهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيْدُ yā ayyuhan-nāsu antumul-fuqarā'u ilallāh, wallāhu huwal-ganiyyul-ḥamīd
Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah, dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.
*** اِنْ يَّشَأْ يُذْهِبْكُمْ وَيَأْتِ بِخَلْقٍ جَدِيْدٍۚ
iy yasya' yużhibkum wa ya'ti bikhalqin jadīd Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kamu dan mendatangkan makhluk yang baru (untuk menggantikan kamu). ***
وَمَا ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ بِعَزِيْزٍ
wa mā żālika ‘alallāhi bi‘azīz Dan yang demikian itu sekali-kali tidak sulit bagi Allah. Q.S Fathir [35] : 15-16-17
===== Voicenotes ini boleh disebar luaskan libtas grup WA. Mengajak sahabat untuk berkontribusi menyediakan nasi box gratis ke masjid-masjid.
Cukup 10 ribu rupiah untuk satu nasi box. Sila klik http://bit.ly/donasiberkahbox Berkah Box Indonesia
Oleh : Ustadz Rendy Saputra
Topik :
Memahami pola kehidupan orang beriman.
Mengapa disaat dunia sedenga menuju resesi dan susah, ada sebagian kaum mu'minin yang seakan tidak terpengaruh keadaan.
Tetap tumbuh, tetap menanjak naik, seakan situasi sulit tidak terasa.
=======
وَاِذَا قَرَأْتَ الْقُرْاٰنَ جَعَلْنَا بَيْنَكَ وَبَيْنَ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِالْاٰخِرَةِ حِجَابًا مَّسْتُوْرًاۙ
wa iżā qara'tal-qur'āna ja‘alnā bainaka wa bainallażīna lā yu'minūna bil-ākhirati ḥijābam mastūrā
Dan apabila kamu membaca Al-Qur'an niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup,
Q.S Al-Isra' [17] : 45
======
Voice kajian ini boleh diforward / dishare.
Mari bantu sesama saudara muslim dengan menyediakan nasi box makan siang gratis di masjid-masjid.
Cukup minimum 10 ribu rupiah untuk 1 nasi box. Klik http://bit.ly/donasiberkahbox
Oleh
Ustadz Rendy Saputra
Topik :
Belajar dari Kisah Dzulqarnain, bagaimana Allah azza wa jalla mengaruniakan kekuasaan.
Bahasan untuk saudara muslim yang suka kebingungan memposisikan ikhtiar dan tawakal.
=====
وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنْ ذِى الْقَرْنَيْنِۗ قُلْ سَاَتْلُوْا عَلَيْكُمْ مِّنْهُ ذِكْرًاۗ
Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulkarnain. Katakanlah, "Aku akan bacakan kepadamu cerita tantangnya." --- Q.S Al-Kahf [18] : 83 ---
اِنَّا مَكَّنَّا لَهٗ فِى الْاَرْضِ وَاٰتَيْنٰهُ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ سَبَبًاۙ
Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu, --- Q.S Al-Kahf [18] : 84 ---
فَاَتْبَعَ سَبَبًا
maka dia pun menempuh suatu jalan. --- Q.S Al-Kahf [18] : 85 ---
=====
Voice note ini boleh disebar luaskan, terima kasih telah terlibat dalam syiar dakwah.
Mari bersama menyediakan nasi box untuk sesama. Pastikan jangan sampai ada saudara kita yang kelaparan.
Sila bersedekah dengan klik ---> http://bit.ly/donasiberkahbox
[Berkah Box Indonesia]
وَلَنُذِيْقَنَّهُمْ مِّنَ الْعَذَابِ الْاَدْنٰى دُوْنَ الْعَذَابِ الْاَكْبَرِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ
Dan sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar).
Q.S As-Sajdah [32] : 21