Bismillah. Mengenal Allah dan Islam. Tak kenal maka tak sayang. Ilmu menguatkan Iman.
Sumber audio: Kajiandotnet dan Youtube.
Ahlussunnah wal Jama'ah.
Podcast ini tidak dikomersialkan.
Silakan donasi ke rekening resmi yayasan dakwah sunnah seperti Yufid dan Rumaysho.
Diambil dari kajian Silsilah Akhlak Mulia, youtube, channel Yufid.TV
Mari bantu dakwah Islam dengan donasi via https://yufid.com/donasi.html
Ini Amalan yang Banyak Memasukkan Orang ke Surga.
Agar Duduk di Dekat Nabi di Akhirat.
Cara Meraih Hati Segenap Manusia.
Rezeki yang Tidak Semua Orang Miliki.
Dua Langkah Meraih Akhlak Mulia.
Indikator Anda Memiliki Akhlak Mulia.
Akhlak Nabi pada Anak Kecil.
Cara Mendapat Istana di Surga.
Tiga Landasan Utama Akhlak Mulia.
Akhlak Terhadap Orang Kafir.
Empat Akhlak Induk Segenap Akhlak.
Orang Berakhlak Tidak Bicara Kecuali.
Begini Batasan Mencampuri Urusan Orang Lain.
Jangan Marah.
Cara Menjadi Pejuang Sejati.
Tags: dakwah tauhid, dakwah sunnah, yufid, ahlussunnah wal jama'ah, akhlak mulia, budi pekerti, Islam indah, indahnya Islam, bahasa Indonesia, bahasa Melayu, akhlaq mulia, cinta nabi, cinta rasul, teladan nabi, teladan rasul, dakwah salafus shalih.
Ketahuilah, bahwa ibadah seorang hamba harus dibangun oleh tiga pilar, dan ketiganya harus terkumpul seluruhnya dalam setiap muslim. Ibadah seseorang tidaklah akan benar dan sempurna kecuali dengan adanya pilar-pilar tersebut. Bahkan sebagian ulama mengatakannya sebagai ‘rukun ibadah’. Tiga hal itu adalah “cinta, takut dan harap”. Sehingga seorang salaf berkata, “Barang siapa beribadah kepada Alloh dengan cinta saja maka dia seorang zindiq, barang siapa beribadah hanya dengan khouf (takut) saja maka haruri (khowarij), barang siapa beribadah hanya dengan rasa harap saja maka dia seorang murji’ dan barang siapa yang beribadah dengan cinta, takut dan harap maka dia seorang mukmin." (via muslim.or.id)
Kemuliaan suatu ilmu tergantung pada perkara yang dipelajari dalam ilmu tersebut. Karena tidak ada yang lebih mulia daripada Allâh Subhanahu wa Ta’ala, maka ilmu mengenal Allâh merupakan ilmu yang paling mulia.
Cara mengenal Allâh itu bisa dilakukan melalui :
“Barang siapa mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun wanita dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (Terjemah QS surat An-Nahl: 97)
“Barang siapa mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun wanita dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (Terjemah QS surat An-Nahl: 97)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan” [Terjemah QS al-‘Ankabût/29:57].
Kematian, salah satu rahasia ilmu ghaib yang hanya diketahui oleh Allah ta’ala. Allah telah menetapkan setiap jiwa pasti akan merasakannya. Kematian tidak pandang bulu. Apabila sudah tiba saatnya, malaikat pencabut nyawa akan segera menunaikan tugasnya. Dia tidak mau menerima pengunduran jadwal, barang sedetik sekalipun. (via muslim.or.id)
Seorang sahabat Nabi yg 'alim, Hudzaifah radhiyallahu 'anhu berkata,“Orang munafik pada zaman sekarang lebih jelek dari orang munafik di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dahulu kemunafikan disembunyikan, sedangkan saat ini terang-terangan.” ((Hilyatul Auliya’, 1: 280) via Rumaysho.com. Malu dengan aib dosa berbeda dengan nifaq (sifat munafik). Episode ini insya Allah akan mencerahkan dan meluruskan pemahaman yang keliru di tengah masyarakat kita.
Akhi, ukhti, yuk baca tulisan lengkapnya di Rumaysho:
https://rumaysho.com/10836-barangkali-kita-termasuk-munafik.html
Beriman kepada nama dan sifat Allah adalah menetapkan apa yang Allah tetapkan pada diri-Nya di dalam al-Qur’an, atau di dalam hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sesuai dengan yang layak dan sesuai dengan kemuliaan keagungan Allah Ta'ala. Allah berfirman: “Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia. dan Dia Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (Terjemah QS. asy-Syura: 11)
Derajat ihsan merupakan tingkatan tertinggi keislaman seorang hamba. Tidak semua orang bisa meraih derajat yang mulia ini. Hanya hamba-hamba Allah yang khusus saja yang bisa mencapai derajat mulia ini. Oleh karena itu, merupakan keutamaan tersendiri bagi hamba yang mampu meraihnya. Semoga Allah ‘Azza wa Jalla menjadikan kita termasuk di dalamnya.
Berbakti kepada orang tua dikenal dengan istilah Birrul Walidain. Yang mana berbakti kepada orang tua ini hukumnya fardhu (wajib) ain bagi setiap Muslim, meskipun seandainya kedua orang tuanya adalah non muslim. Setiap muslim wajib mentaati setiap perintah dari keduanya selama perintah tersebut tidak bertentangan dengan perintah Allah. Birrul walidain merupakan bentuk silaturahim yang paling utama.
Shalat adalah tiang agama. Meninggalkan shalat adalah tanda keruntuhan iman dan agama. Seorang muslim yang mencintai Rabbnya tidak akan jemu untuk shalat bahkan senantiasa menridukan waktu-waktu bermunajat kepada tuhannya. Episode penting untuk semua.
Pengertian Ikhlas dalam Islam sering difahami dengan istilah "Ikhlas" dalam bahasa Indonesia. Padahal berbeda. Ikhlas dalam Islam adalah memurnikan ibadah hanya untuk Allah saja. Ikhlas dalam bahasa Indonesia diartikan tidak pamrih atau tidak meminta balasan. Ingin lebih jelas tentang Ikhlas? Juga hal-hal yang tidak ikhlas seperti riya dan sum'ah dalam ibadah. Silakan simak episode ini.
Dosa berpengaruh kepada kesengsaraan kehidupan seorang hamba. Taubat wajib dilakukan hamba setiap kali berdosa. Dosa ada banyak macam dan ada tingkatan-tingkatannya. Memahami dosa dan taubat akan mengarahkan kepada kebahagiaan manusia baik dalam lingkup pribadi maupun masyarakat.
Ringkasan Rukun Iman untuk pemula. Rukun Iman adalah pilar-pilar keimanan dalam Islam yang harus difahami dan diyakini seorang muslim. Jumlah pilarnya ada enam. Enam rukun iman ini didasarkan dari ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadits yang terdapat dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim yang diriwayatkan dari Umar bin Khattab. Sumber audio : Channel Yufid. Donasi dapat disalurkan ke rekening resmi Yufid berikut ini: Info: https://yufid.com/donasi.html