publicast's Show: Recent Episodes

publicast

Mencoba membahas isu yang menjadi perhatian publik.

View Details

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar kebijakan pembatasan sosial dengan karantina kesehatan berskala besar (PSBB) diterapkan disertai penerapan darurat sipil guna menghadapi wabah virus corona (Covid-19). Jokowi meminta para menteri membuat regulasi yang mengatur tentang penerapan pembatasan sosial berskala besar ini. Dengan begitu, pemerintah daerah dapat menerapkan sejalan dengan pemerintah pusat. Haruskah darurat militer diterapkan dalam menekan penyebaran virus corona covid19? Ikuti perbincangan saya bersama pengamat pertahanan, khairul fahmi.

View Details

Presiden Jokowi dalam konferensi menjelaskan penyebaran virus yang semakin masif membuat pemerintah melakukan beberapa kebijakan penting. Kebijakan tersebut berupa Pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Mampukah PSBB berjalan efektif atau hanya sebatas imbauan berskala besar ? Berikut perbincangan saya bersama pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah.

View Details

Untuk mempertahankan perekonomian nasional agar tidak jatuh dalam resesi berkepanjangan, kita memang perlu melakukan kebijakan yang kuat, dalam artian tidak tanggung-tanggung, karena memang yang dihadapi adalah peristiwa perekonomian yang luar biasa. Masihkah kondisi ekonomi kita mampu bertahan atau bahkan terperosok dalam jurang krisis yang seakan didepan mata? Untuk membahasnya Kami akan berbincang bersama Direktur Eksekutif Center Of Reform On Economics Indonesia (Core Indonesia), Muhammad Faizal.

View Details

Aksi Cepat Tanggap (ACT) merilis program baru “Operasi Makan Gratis Bersama 1.000 Warteg” di wilayah Jabodetabek untuk menyajikan bantuan makanan siap santap setiap hari. Program ini menjadi solusi menurunnya permasalahan pendapatan para pemilik warteg dan kebutuhan makan para tenaga harian yang mengalami dampak paling besar secara ekonomi di tengah wabah virus corona atau Covid-19. Sudah berapa banyak warteg dalam kegiatan ini, bagaimana masalah pendanaan? Berikut perbincangan saya bersama Direktur Program ACT, Bambang Triyono

View Details

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memperpanjang jangka waktu para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bekerja di rumah sampai 21 april 2020. Bagaimana menjaga tingkat layanan kepada masyarakat? Ikuti bincang saya bersama Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara, Rudi Sumarwoto.

View Details

Menjelang lebaran tahun ini, para pengusaha mengalami situasi yang kurang menguntungkan. Pasalnya, mereka harus mulai memikirkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawan di tengah himbauan untuk social distancing selama pandemi virus corona covid-19 berlangsung. Bagaimana kalangan pekerja menyikapinya? Berikut wawancara saya bersama Sekretaris Jenderal Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia, Sabda Pranawa Djati.

View Details

Presiden Jokowi meminta semua jajaran pemerintah melakukan relokasi anggaran dan refocusing kebijakan guna memberi insentif ekonomi bagi pelaku UMKM dan informal sehingga tetap dapat berproduksi dan beraktivitas juga tidak melakukan PHK.

Di sisi lain, Pemerintah juga sudah memastikan akan ada relaksasi kredit bagi UMKM terutama untuk nilai kredit di bawah Rp10 miliar sebagai upaya meminimalisasi dampak wabah COVID-19. Kapan dan bagaimana mekanismenya? Ikuti pernyataan Ekonom Indef, Tauhid Ahmad.

View Details

Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Ali Mahsun meminta Preisden Joko Widodo untuk meniadakan cicilan pinjaman rakyat di bank. Baik itu kredit komersial, kredit usaha rakyat (KUR), kredit ultra mikro indonesia (UMI) maupun kredit lainnya. Bagaimana nasib mereka ditengah wabah corona? Ikuti perbincangan saya bersama Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia, Ali Maksum.

View Details

Imabuan pemerintah untuk membatasi interaksi sosial atau social distancing diyakini mampu membendung penyebaran covid19. Karena dalam situasi yang serba cepat perkembangan virus corona yang dibawa dan ditularkan oleh manusia itu sendiri, tanpa kita sadari, memang memerlukan kesadaran diri yang tinggi. Namun imbauan pemerintah masih kurang berjalan mulus, kita masih bisa saksikan kerumunan manusia dibeberapa tempat yang dianggap berpotensi tertular atau menularkan. Bagi sebagian orang imbauan diam dirumah bisa dilakukan, tp akan sangat sulit dilakukan bagi mereka yang mengharapkan penghidupan harian. Siapa yang akan menanggung ekonomi mereka jika berdiam diri dirumah? Suatu pilihan yang sulit, patuhi imbauan pemerintah atau penuhi kebutuhan ekonomi? Berikut perbincangan saya bersama mantan jurnalis BBC London, Asyari Usman.

View Details

Perbincangan bersama Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa, Tony Rasyid

View Details

Seluruh dunia tengah 'berperang' melawan epidemi virus korona. Masing-masing menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna meminimalkan daya rusak covid-19 ini. Wabah virus korona yang telah mengganggu berbagai aktivitas menciptakan peningkatan risiko pada ekonomi global. Optimisme ekonomi dunia yang diperkirakan tumbuh pada 2020 hampir dipastikan tidak akan tercapai. Termasuk Indonesia, bisakah kita terlepas dr tekanan itu atau justru masuk dalam jurang resesi global yang dikuatirkan banyak pihak? Ikuti perbincangan saya dengan Direktur Riset Center Of Reform On Economics Indonesia (CORE Indonesia), Dr. Piter Abdullah Redjalam.

View Details

Sejumlah ahli mengysulkan metode karantina wilayah terbatas untuk membendung perluasan sebaran wabah covid19 di Indonesia. Ada penilaian metode penanganan covid19 di Indonesia sejauh ini tak memadai untuk mencegah meluasnya pandemi Covid19. Bagaimana mengetahui skala prioritas bagi wilayah terbatas yang dilakukan karantina? Berikut perbincangan saya bersama Epidemiologist Unisba Bandung, Dr. Fajar.

View Details

Penerapan 'Social Distancing' atau saling menjaga jarak antar manusia dinilai salah satu cara menekan persebaran covid 19, menghentikan aktivitas belajar mengajar sampai tingkat universitas, memberlakukan bekerja dari rumah hingga pembatasan di tempat-tempat umum. Tentunya penerapan menjaga jarak akan mengubah aktivitas keseharian manusia yang akan memberikan dapak ekonomi. Seberapa besar dampaknya? Dalam wawancara berikut, saya membahasnya bersama peneliti CORE Indonesia, Yusuf Randy Menilet.